Setiap manusia pasti mempunyai masalah. Baik masalah pribadi, keluarga, maupun bermasyarakat. Merupakan suatu kebohongan jika seseorang mengaku bahwa dia tidak pernah punya masalah!!
Banyak pula dari kita yang berpikir “kenapa hidup ini harus ada masalah???”. Wajar saja, karena kira sebagai manusia punya titik jenuh. Alangkah bijaksananya kita, jika kita mau menyelesaikan bahkan menjadi solusi bagi masalah kita sendiri. Namun tidak permasalahan dapat kita selesaikan sendiri. Kita mungkin akan membutuhkan bantuan pihak lain yang bisa jadi memiliki sudut pandang berbeda terhadap masalah yang kita hadapi dan kita bisa menjadikannya solusi yang baik.
Dengan dasar pemikiran di atas, teteh memberikan ruang bagi semua pengunjung untuk berbagi di sini dan insyaAllah teteh akan membantu mencarikan solusinya….







March 29, 2010 - 09:45
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Saya bekerja di luar negeri mengurus anak2.
Sedangkan orang tuanya tidak menyertainya.
Dalam pekerjaan, saya sungguh tidak suka mengerjakan
perincian penggunaan uang se-hari2, yang ini dilakukan
dengan sangat mendetail dan dalam dua bahasa.
Atas pekerjaan yang dengan sangat terpaksa saya
kerjaan ini, rasanya membuat pekerjaan lain menjadi terhambat, yang sebenarnya bahwa jikalau saya tidak ada tugas seperti itu, saya dapat mengerjakan pekerjaan2 lainnya dengan semangat dan percaya
diri bahwa saya dapat mengerjakan pekerjaan2 lain tsb. Saya bekerja sudah cukup lama. Apakah saya sebaiknya keluar dari pekerjaan saya di bawah naungan bos saya tsb, pada saat saya sangat tidak suka untuk mempunyai tugas tsb, karena tugas itu sama sekali tidak dapat dikomplain untuk tidak dikerjakannya.
April 2, 2010 - 22:41
Walaikumsalam Wr.Wb
Pertama saya ingin tanya kepada mba yani. Apa tujuan mba bekerja atau melakukan suatu pekerjaan??
jika tujuan mba adalah mendapatkan uang sebanyak-banyaknya, maka mba harus menerima resiko apapun dari pekerjaan mba yang menghasilkan tersebut (jika yang didapatkan setimpal). Namun jika mba menginginkan kenyamanan dalam bekerja dan sangat ingin menikmati pekerjaan tsb, maka mba harus memilih pekerjaan yang benar-benar bisa anda nikmati dan meningkatkan kreatifitas anda.
Dari semua hal di atas, mba juga tetap harus bijaksana dan realistik terhadap diri anda dan orang-orang di sekitar anda yang mungkin terkena dampak dari setiap keputusan yang anda buat.
Terima kasih mba telah mempercayai kami untuk memberikan sedikit solusi bagi dilema mba.
Kami juga mohon maav jika solusi yang kami berikam belum bisa menyelesaikan dilema yang mba miliki.
April 9, 2010 - 09:19
Assalamu’alaikum Wr.Wb
Ada seseorang yang bersikap iri dan dengki terhadap saya. Ia bersikap seperti seorang musuh pada saya.
Saya pikir, salah satu penyebabnya adalah
karena ia merasa bahwa hidup saya lebih enak, dibanding dengan kehidupannya dulu, bahwa ia tidak dapat melanjutkan pendidikannya atau sekolahnya (ia tidak menamatkan SD), sebab ia harus berjualan untuk membantu orang tuanya.
Ia menceritakan sendiri pada kami keadaan masa lalunya.
Dan sekarang, setiap saya berada di dekatnya, ia selalu marah2, apalagi kalau ada permasalahan, maka keadaan menjadi sangat kacau, karena ia menjadikan permasalahan menjadi lebih besar,
dan ia tidak mau menghadapinya dengan sabar.
Bahkan ia sering menghilangkan respek saya dihadapan orang lain.
Ia tidak berbicara secara baik2 dengan saya, sewaktu
ia menanyakan sesuatu, dan sewaktu ia menegur saya atas suatu hal, dengan tidak memperdulikan orang disekitar kami, sehingga menyebabkan saya menjadi malu dan harga diri saya terkoyak/hilang.
Meskipun demikian,
saya berjanji pada diri saya,
bahwa saya akan tetap menunjukan hal2 positf/bakat/kemampuan2 yang saya miliki.
Jadi, apakah saya harus tidak perduli dengan sikap
negatif orang tsb terhadap saya?,
jika saya dapat menunjukkan kelebihan2 pada diri saya,
dan bahkan saya berharap ia akan menjadi malu pada dirinya, atas perlakuan atau sikapnya yang tidak menyenangkan pada saya.
Sekian dulu dari saya,
saya mohon motivasi untuk semangat hidup saya.
Terima kasih;
Wassalam.
April 12, 2010 - 01:15
Walaikumsalam Wr.Wb
Subhanallah…
Sungguh luarbiasa kesabaran yang diberikan Allah kpd anda.
Sikap yang anda tunjukkan selama ini sudah sangat baik. Anda tidak perlu menanggapi sikap orang tersebut dengan membalas yang serupa apa lagi lebih buruk.
Percayalah, Allah pasti membalas semua yang kita lakukan dengan ganjaran yang setimpal!!
Namun alangkah baiknya jika anda mendo’akan orang tersebut ketika anda menghadapi lagi persoalan yang sama, agar orang tersebut ditunjukkan jalan yang benar dan mendapat rahmat dari Allah. Dengan demikian anda telah menolong orang tersebut dan menyelamatkan hati dan diri anda dari hal-hal yang buruk. Amin.
Mungkin Allah sedang menguji iman dan kesabaran anda. Saya do’a-kan anda dpt menyelesaikan ujian tsb dengan baik dan mendapat ganjaran pahala dari Allah. Amin..