ss_blog_claim=5183e4d4a86e6ea2e44ea4580b50fb81

Beberapa Hal Yang Mungkin Anda Lakukan Setelah Menginstal Fedora 12

Setelah sekian lama, akhirnya saya menginstal Fedora lagi di komputer saya. Dan ini terjadi saat rilis Fedora 12 pada November 2009 yang lalu. Selama ini saya selalu menggunakan Ubuntu dan OpenSolaris di komputer dan laptop saya. Hal yang membuat saya tertarik Ga tahu kenapa untuk menginstal Fedora lagi di komputer saya adalah desas-desas bahwa Fedora 12 ini lebih baik dibanding Ubuntu 9.10, dan tampilan Fedora yang semakin lama semakain cantik. Dan yang pasti, yang juga menarik perhatian saya adalah Fedora selalu bersaing ketat sebagai disro linux yang paling populer di www.distrowatch.com.

Langsung saja, untuk mengunduh iso Fedora 12 ini, selain bisa melalui situs fedora sendiri di sini, atau melalui server lokal seperti di ftp://kambing.ui.ac.id/iso/fedora/12/.

Perlu diperhatikan, ada dua jenis rilis fedora, yang berbentuk dvd dan satu lagi berbentuk live cd. Read the rest of this entry »

Konfigurasi Jaringan Menggunakan Webmin

webmin-logoJika anda sulit untuk mengatur jaringan dan kepentingan jaringan pada Sistem operasi linux anda dapat mencoba menggunakan webmin. Dimana penggunaan webmin sangat mudah, hanya dengan bermodalkan web base anda sudah dapat mensetting dan mangkonfigurasi jaringan anda.

Langkah2 untuk penggunaan webmin :

1. Silahkan download aplikasi webmin pada situs http://www.webmin.com Jika anda menggunakan Linux turunan Red Hat, seperti Fedora, pclinuxos, centOS, SuSe, Mandrake dsb. Anda dapat mendownload paket RPM, (*.rpm) Jika anda menggunakan turunan debian, seperti ubuntu, kubuntu, debian, blankOn, dsb. anda dapat mendownload paket debian (*.deb) Atau jika anda bingung menggunakan 2 tipe file diatas anda dapat mencoba file extraksi berupa file TAR (*.tar) Read the rest of this entry »

Linux Live USB

Linux adalah sistem operasi berbasis open source yang sedang naik daun saat ini. begitu banyak kemudahan yang ditawarkan oleh sistem operasi ini bagi penggunanya(kalau gak pake, gimana mu dikasi kemudahan??..). Mulai dari segi dekstop hingga aplikasi2 server yang mungkin tidak bisa kita dapatkan di sistem operasi yang ditunggangi mi*****ft. Bukan maksud saya tuk menjelek-jelekkan sistem operasi lain, but itu yang saya rasakan sejauh ini.

Salah satu kemudahan yang akan saya bahas kali ini adalah(eng.. ing.. eng….) membuat LiveUsb linux. Seperti bentuknya(Usb Flash Disk), cara pembuatannyapun tidak kalah imut. Alat dan bahan yang diperlukan adalah:
USB Flash Disk 1Gb (kalau ada yang lebih besar juga gak masalah kok..)

DHCP Server (Linux)

DHCP
DHCP

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang berbasis arsitektur clien-server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian no IP dalam satu jaringan. DHCP sangat berguna bagi seorang administrator jaringan dalam hal manajemen IP. Sebuah jaringan yang tidak menggunakan DHCP di dalamnya harus men-seting manual no IP disetiap perangkat yang terhhubung ke jaringan terssebut. Karena DHCP merupakan sebuah protokol yang menggunakan arsitektur clien-server, maka terdapat dua buah bagian, yaitu:

DHCP server adalah sebuah mesin yang memiliki fungsi sesuai dengan namanya yaitu server yang bertugas memberikan no IP kepada setiap perangkat/clien yang terhubung oleh jaringannya. DHCP client adalah mesin/perangkat/client yang terkoneksi dalam suatu jaringan di bawah naungan DHCP server. mesin/perangkat/clien ini berhak mendapatkan no IP dari DHCP server sesuai kebijakan administrator yang berkuasa di jaringan tsb. berikut ini adalah konfigurasi DHCP server pada mesin linux (centos 5): Buka sebuah terminal (klo dlm OS Win dikenal sbg CMD) Read the rest of this entry »